Showing posts with label jember. Show all posts
Showing posts with label jember. Show all posts

Monday, August 3, 2015

Berkat Garuda Indonesia, Saya bisa mengunjungi Jember

Sewaktu saya cek email, tiba-tiba terlihat email dari Garuda Indonesia dengan subjek "Bagi Kisah Perjalanan Anda, Menangkan Tiket Garuda Indonesia Gratis!". Wow... Kebetulan saya suka menulis kisah perjalanan saya, hanya saja karena keterbatasan waktu, jadi masih tertahan dengan trip tahun lalu. Akhirnya, hari ini saya sempatkan untuk menulis blog, untuk ikut kompetisi ini. 

Jember, adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur. Kebetulan saya ada saudara disana, sehingga saya bisa mengetahui ada tempat bernama Jember. Sudah lama mereka meminta saya main kesana, tapi karena pertimbangan transportasi (waktu itu belum ada penerbangan Garuda ke Jember), bepergian sendirian, dan tidak ingin merepotkan saudara saya yang antar-jemput di Surabaya, jadi belum terpikirkan untuk main ke sana.

Akhir tahun 2014, saudara saya tiba-tiba mengajak saya mengunjungi Gunung Bromo dan Kawah Ijen, dan menghabiskan waktu di Jember di bulan Juni 2015. Saya ingat, Garuda Indonesia baru saja membuka rute baru Surabaya-Jember PP. Setelah menimbang-nimbang, dan ternyata kebetulan saya senggang di waktu tripnya, akhirnya saya memutuskan untuk ikut trip tersebut.

Berangkat dari Yogyakarta ke Surabaya dengan Lion Air, saya dijemput oleh saudara di Surabaya. Lalu kami bersama-sama menuju ke Gunung Bromo.


Kami menginap di Lava View Lodge. Kebetulan juga hotel yang kami pilih, terletak di paling atas, sehingga dari lobby hotel bisa terlihat pemandangan Kawah Bromo dan beberapa gunung lainnya dengan jelas. 

Bangun subuh, kita naik jeep sewaan melewati padang pasir hanya untuk melihat sunrise dari Penanjakan 1 yang benar-benar indah, dan menikmati keindahan gunung Bromo dan beberapa gunung disekitarnya. Lalu setelah itu menuju ke bawah kaki gunung dan dilanjutkan mendaki dengan kuda yang diakhiri dengan naik 250 anak tangga menuju ke Kawah Bromo. 

Mengunjungi Gunung Bromo benar-benar merupakan petualangan yang lain daripada trip-trip saya lainnya. 

Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 1
Kawah Gunung Bromo
Kami sempatkan juga mengunjungi Padang Rumput Savana atau dikenal dengan nama Lembah Jemplang atau ada juga yang bilang Bukit Teletubbies karena menyerupai rumah Teletubbies dalam film anak-anak. Sayangnya, kata Guide kita, yang sekaligus merupakan supir dari jeep sewaan, bulan Juni merupakan musim kemarau, sehingga padang rumput tersebut tidak sehijau sewaktu musim hujan (sekitar bulan Maret / April). 

Dari Padang Savana, kami mengunjungi Pasir Berbisik yang sayangnya angin kurang bertiup sehingga tidak terdengar bisikan pasir. 

Selain pengalaman menjelajahi Gunung Bromo, yang tidak kalah serunya juga mendaki Gunung Ijen. Dimana kami berangkat subuh dari Jember, yang ditempuh sekitar 2-3 jam dengan mobil melewati daerah perhutani. Lalu jalan naik sekitar 2 jam'an, dan disambut dengan pemandangan kawah yang menakjubkan. Yang biking terpesona lagi adalah, para pembawa belerang. Sehari mereka bisa 2x naik-turun Gunung Ijen, dimana waktu turun gunung bisa membawah bongkahan belerang seberat hampir 100kg. Saya yang tidak membawa apa-apa saja merasa berat dalam melangkah, apalagi kalau bawa beban seberat itu. Benar-benar salut kepada mereka...

Perjalanan menuju Kawah Ijen 
Kawah Ijen
Selain kedua lokasi wisata diatas, sisanya saya habiskan di Jember. Kesan pertama terhadap kabupaten ini, kabupaten yang cukup ramai, dan suasananya hidup, perekonomiannya juga termasuk maju. Banyak tempat makan yang merupakan khas Jember dan selalu ramai. Saya sempat ke pantai Watu Ulo, Pantai Papuma, dan cafe Gumitir. Juga sempat menuju Banyuwangi yang kira-kira 2 jam dari Jember, hanya untuk menyebrang ke pulau Bali dengan kapal feri dan makan Ayam Betutu Men Tempeh yang terkenal.

Tidak terasa waktu trip 6 hari cepat berlalu.

Saya kembali ke Surabaya, dengan pesawat Garuda Indonesia dari Jember. Inilah kenapa saya memutuskan ikut trip ini karena ada pesawat menuju/dari Jember, karena saya bepergian sendiri, dan transportasi yang paling nyaman adalah dengan terbang. Meskipun bandara Jember ternyata letaknya agak pinggiran dan bandaranya tidak terlalu besar, namun uniknya, karena yang beroperasi disitu hanya Garuda Indonesia dan Susi Air, dan jam penerbangan Garuda Indonesia untuk kedatangan dan keberangkatan masing-masing hanya 1x per hari, di sela-sela jam kedatangan (jam 09:50) dan keberangkatan (jam 10:20), banyak penduduk di sekitar bandara yang datang membawa anak-anak mereka berjajar dipinggiran pagar bandara hanya sekedar untuk melihat pesawat mendarat dan pesawat tinggal landas.

Meskipun merupakan pesawat baling-baling, namun pesawat Garuda ini cukup nyaman. Bahkan meski perjalanan hanya 55 menit, saya mendapatkan snack yang benar-benar ekslusif.


Setiba di Surabaya, yang ternyata pesawat Garuda Indonesia mendarat di terminal 2 bandara International Juanda, saya harus pindah ke terminal 1 karena penerbangan ke Yogyakarta menggunakan Sriwijaya. Dan untungnya ada shuttle bus gratis jadi saya tidak perlu bingung-bingung cari taksi.


Friday, June 12, 2015

Bromo -- Jember -- Banyuwangi -- Gilimanuk -- Ijen Day 4 - 2015 June 12 > East Java ~ Indonesia

Today, we will visit the beach in Jember in the evening.

I eat breakfast at home. The elder bought us fried chicken.



After breakfast, I just look around my aunty and uncle's store, and also my cousin's pastry shop. My cousin give me a tester for eclair and fruit pie. It's delicious and very recommended. Don't forget if you go to Jember, try Mary's Pattiserie Pastry at Jl. Trunojoyo no 55 Jember.



At 11 o'clock, we go to eat lunch Soto Ayam Dahlok, it's famous in Jember and open since 1958.



Then we visit my uncle's family. After that, we go to the beach.

First we go to Watu Ulo Beach. Why named Watu Ulo? Because there's stone that similar to Ulo. Ulo, is javanese name of Snake.




Then we go to Papuma Beach, which located right next to Watu Ulo Beach. You only need to pay 1 times for both tourism spot.

It's almost sunset when we get there.











Then we go back to the town, and eat pork noodle. It's delicious.


Then we go home to rest, because the next day, I need to woke up at 2.30 o'clock to go to Ijen Crater.
Good Night...

Thursday, June 11, 2015

Bromo -- Jember -- Banyuwangi -- Gilimanuk -- Ijen Day 3 - 2015 June 11 > East Java ~ Indonesia

Today, my aunty will take me to accross the sea using ferry boat from Ketapang Banyuwangi, to Gilimanuk Bali, then go back again.

We eat breakfast at Pecel Bu Darum. It;s so famous and delicious.


my aunty buy Ramen Soup
Then we go to Banyuwangi. It took 2 hours to go there from Jember.

Arrive at Banyuwangi, first we go to Watu Dodol Beach. It's a stone that stood in the middle of the street.







Then we spend time at one of the restaurant. Because we plan to eat lunch at Gilimanuk and the time is still early, so we spend time at a cafe.

view from Cafe

Tahu Pong

Dessert

Capucino Ice

View from Cafe


The cafe, restaurant and also hotel


Then we go to Ketapang Port to board ferry. It cost IDR 150.000 for car for one way.


ready to entering ferry


Passenger Lounge, 2nd level ferry boat



Ready for arrival

queueing to go out



Arrive at Gilimanuk Port, Bali, we have to prepare our identity for check. And just remember, the time is 1 hour faster than Banyuwangi.

We go eat Ayam Betutu Men Tempeh Gilimanuk, which the original one and very famous.



It's so so so spicy. I didn't eat it, only take a little from my aunty because I'm sure I can't handle the spicy. But actually, it's delicious. Spicy, and Hot, and it makes my tongue burn and got a pain in the headache right after I try it.

Then, we go back to Gilimanuk Port Bali, to go back to Banyuwangi. Time flies, it's already 3 o'clock in the evening.




The ferry is bigger then when we depart, it has 3 level.












Then we go back to Jember. On the way, we stop by Cafe Gumitir. It is a rest area.

This Giant Chair is inside Cafe Gumitir
Then we go back home and rest.